1. Hello Guest, selamat datang di Forum WinPoin. Kamu bisa bertanya, berdiskusi, sharing, dan ngobrolin apapun seputar Windows, Windows Phone, PC, Gadget, atau hal seputar Teknologi lainnya. Selamat berkomunitas! ;)

Microsoft Diam-Diam Bayar Pengulas Xbox One di YouTube

Discussion in 'Xbox' started by ilhamajah04, Jan 24, 2014.

  1. ilhamajah04

    ilhamajah04 Well-Known Member

    Joined:
    Nov 27, 2013
    Messages:
    4,706
    Microsoft dikabarkan bekerja sama dengan situs game Machinima, diam-diam, membayar saluran video Machinima di YouTube demi mempromosikan Xbox One.

    Duet dengan Machinima ini akan menghasilkan uang US$3 untuk seribu kali view, ditambah bonus jika mereka menyebutkan nama Xbox One dan cuplikan game dari konsol tersebut selama tiga puluh detik. Hanya saja, persetujuan ini berlaku jika informasi ini tidak tersebar.

    Dalam persetujuan tersebut, Microsoft juga menambahkan pasal lainnya yang menyebutkan: “Anda tidak akan membicarakan hal negatif apa pun yang menyangkut Machinima, Xbox One, atau game apa pun yang tampil dalam video tersebut.”

    Kampanye ini akan berakhir setelah semua video tersebut mencapai 1,25 juta kali dilihat.

    Pasal tambahan yang bersifat rahasia ini mungkin bisa menyalahi aturan perdagangan di Amerika Serikat. Saat ditanyai oleh Polygon untuk memastikan hal tersebut, Microsoft menjawab, mereka sama sekali tidak mengetahui hal tersebut. Kemudian, mereka meminta Machinima untuk merilis konten tambahan terkait Xbox One di luar kerja sama ini. Machinima juga diminta untuk menampilkan nama kreator video-video tersebut.

    http://chip.co.id/news/games-microsoft/9873/microsoft_diam-diam_bayar_pengulas_xbox_one_di_youtube
     
  2. Febian

    Febian Administrator Staff Member

    Joined:
    May 7, 2013
    Messages:
    7,952
    Mungkin ini yg dinamakan promosi kreatif dlm sebuah bisnis? hihihi..
    Sama seperti Samsung yg sangat kreatif sampe membayar fake review di forum2 utk menjatuhkan lawan dan mengangkat setiap produknya
    Sudah bukan rahasia lagi kl media memang sering menjadi "tool" bagi perusahaan untuk mengarahkan opini publik
     

Share This Page