1. Hello Guest, selamat datang di Forum WinPoin. Kamu bisa bertanya, berdiskusi, sharing, dan ngobrolin apapun seputar Windows, Windows Phone, PC, Gadget, atau hal seputar Teknologi lainnya. Selamat berkomunitas! ;)

Cara Restore Bootloader Ubuntu Setelah Install Ulang Windows atau OS Kedua

Discussion in 'Software' started by Muhammad Rizki, Nov 2, 2014.

  1. Muhammad Rizki

    Muhammad Rizki Most Valuable Member

    Joined:
    Jul 28, 2013
    Messages:
    311
    Hello Warga WinPoin


    Kali ini, sesuai janji saya di thread milik saya yang berjudul pengen ganti ke windows 10 x64, gimana cara kembaliin bootloader Ubuntu , saya akan share Trik agar lebih mudah melakukan Restore terhadap Bootloader Ubuntu (bagi yang dual-boot atau triple-boot dengan Ubuntu).

    Pertama-tama, siapkan LiveCD (CD Bootable Ubuntu) atau LiveUSB (USB Bootable Ubuntu). Saat booting ke salah satu media tersebut, pilih Try ubuntu without install [...].

    Kemudian, pastikan terlebih dahulu apakah perangkat Wireless kalian sudah kedetect di Ubuntu Live tersebut. Dengan cara, masuk ke Settings > Network.
    [attachment=4603]​

    Jika belum kedetect seperti pada gambar diatas, maka silahkan masuk ke Settings > Software & Updates lalu klik pada tab Additional Drivers.
    [attachment=4604]​

    Tunggu beberapa saat, hingga driver Wireless terdeteksi kemudian ikuti sesuai gambar dan klik Apply Changes. Jika tidak terdeteksi, maka terpaksa kalian harus menggunakan koneksi Wired (koneksi LAN).
    [attachment=4605]
    [attachment=4606]
    [attachment=4607]​

    Tunggu hingga proses instalasi selesai, kemudian cek apakah Wireless sudah terinstall dengan benar. Silahkan masuk ke Settings > Wireless jika sudah benar-benar terinstall maka seharusnya Wireless akan muncul seperti gambar dibawah.
    [attachment=4608]​

    Koneksikan ke jaringan Wifi kalian, kemudian uji coba-lah untuk melakukan browsing (contoh saya mengakses Forum WinPoin).
    [attachment=4609]
    [attachment=4610]
    [attachment=4611]

    Jika sukses, kita lanjutkan dengan masuk ke Terminal.
    [attachment=4612]​

    Ketikkan atau copy perintah berikut pada Terminal :
    Code:
    sudo add-apt-repository -y ppa:yannubuntu/boot-repair
    [attachment=4613]
    [attachment=4614]​

    Kemudian :
    Code:
    sudo sed 's/trusty/saucy/g' -i /etc/apt/sources.list.d/yannubuntu-boot-repair-trusty.list
    [attachment=4615]​

    Lanjutkan, dengan meng-update Repository yang telah kita masukkan pada perintah awal tadi. Dengan perintah :
    Code:
    sudo apt-get update
    [attachment=4616]
    [attachment=4617]​

    Terakhir adalah menginstall Software dengan nama Boot-Repair menggunakan perintah berikut :
    Code:
    sudo apt-get install -y boot-repair && boot-repair
    Jika sudah selesai, Boot-Repair akan otomatis terbuka tungu beberapa saat.

    [attachment=4618]
    [attachment=4619]​

    Pada jendela Boot-Repair, pilih Recomended Repair dan tunggu hingga proses selesai.

    [attachment=4621]
    [attachment=4620]
    [attachment=4622]
    [attachment=4623]​

    Proses selesai, silahkan Restart untuk melihat hasilnya. :goodjob:

    [attachment=4624]​

    Uji coba booting.

    Grub awal.
    [attachment=4625]​

    Setelah memilih Windows untuk boot.
    [attachment=4626]​

    Semoga trik ini bermanfaat yaa.. jika berkenan lemparkan +Rep dan Like yaa :ketawa: :goodjob:
     

    Attached Files:

    • 0.png
      0.png
      File size:
      28.5 KB
      Views:
      89
    • 2.png
      2.png
      File size:
      48.6 KB
      Views:
      88
    • 3.png
      3.png
      File size:
      24.8 KB
      Views:
      91
    • 4.png
      4.png
      File size:
      42.3 KB
      Views:
      90
    • 5.png
      5.png
      File size:
      43.3 KB
      Views:
      88
    • 7.png
      7.png
      File size:
      141.2 KB
      Views:
      88
    • 8.png
      8.png
      File size:
      62.7 KB
      Views:
      89
    • 9.png
      9.png
      File size:
      134.4 KB
      Views:
      92
    • 10.png
      10.png
      File size:
      197.1 KB
      Views:
      91
    • 11.png
      11.png
      File size:
      552.6 KB
      Views:
      88
    • 12.png
      12.png
      File size:
      600 KB
      Views:
      87
    • 13.png
      13.png
      File size:
      634.1 KB
      Views:
      82
    • 14.png
      14.png
      File size:
      641.8 KB
      Views:
      87
    • 15.png
      15.png
      File size:
      704.3 KB
      Views:
      87
    • 16.png
      16.png
      File size:
      707.1 KB
      Views:
      84
    • 17.png
      17.png
      File size:
      689 KB
      Views:
      82
    • 18.png
      18.png
      File size:
      720.7 KB
      Views:
      84
    • 20.png
      20.png
      File size:
      719.3 KB
      Views:
      77
    • 19.png
      19.png
      File size:
      862 KB
      Views:
      81
    • 21.png
      21.png
      File size:
      720.1 KB
      Views:
      77
    • 22.png
      22.png
      File size:
      712.9 KB
      Views:
      72
    • 23.png
      23.png
      File size:
      678.3 KB
      Views:
      75
    • IMG_20141102_121725.jpg
      IMG_20141102_121725.jpg
      File size:
      335.9 KB
      Views:
      77
    • IMG_20141102_122429.jpg
      IMG_20141102_122429.jpg
      File size:
      340 KB
      Views:
      73
  2. Alfin Rahman

    Alfin Rahman Member

    Joined:
    Dec 8, 2013
    Messages:
    673
    +Rep melempar kepada anda
     
  3. Febian

    Febian Administrator Staff Member

    Joined:
    May 7, 2013
    Messages:
    8,029
    Mantab..
    langkah2nya detail banget n mudah dipahami +Rep meluncur

    Kl aku saat dual boot / triple boot / dst..lebih suka memisahkan partisi boot antara Windows dan Linux nya, lalu mengatur boot option menggunakan EasyBCD. Jadi aku buatkan partisi khusus 1GB utk install boot nya Linux.

    Hasilnya mau install2 Windows lagi dsb..grub linux tidak akan kereplace / hilang
    kalaupun gak muncul tinggal masuk ke Windows n atur lagi di EasyBCD nya
     

Share This Page