1. Hello Guest, selamat datang di Forum WinPoin. Kamu bisa bertanya, berdiskusi, sharing, dan ngobrolin apapun seputar Windows, Windows Phone, PC, Gadget, atau hal seputar Teknologi lainnya. Selamat berkomunitas! ;)

Cisco luncurkan DX80, PC All In One mirip Mac berbasis Android

Discussion in 'Hardware' started by marwanto.se, May 28, 2014.

  1. marwanto.se

    marwanto.se New Member

    Joined:
    May 7, 2013
    Messages:
    7,663
    Dari sejumlah produk yang baru saja diperkenalkan Cisco, ada satu yang cukup menarik perhatian. Apalagi kalau bukan DX80, desktop all-in-one yang didesain mirip Mac buatan Apple, namun bertenaga Android untuk sistem operasinya.

    DX80 ini diluncurkan Cisco untuk perangkat khusus video conference. Ide awalnya, seperti dituturkan Rowan Trollope, Senior Vice President & General Manager Collaboration Technology Group Cisco, datang dari inspirasi sebuah smartphone.

    "Kalau jaman dulu semua barang harus dibawa terpisah, sekarang cukup satu device saja sejak era smartphone. Lantas kenapa PC tidak bisa seperti itu? Semua yang kita butuhkan dalam satu perangkat. Kami ingin memperbaiki teknologi itu," ujarnya seperti ikut disaksikan detikINET di Hotel Sheraton, Macau.

    Maka dihadirkanlah DX80, desktop semacam PC All-in-One. Tanpa kabel berseliweran. Tanpa keyboard fisik. Hanya layar sentuh dan kamera. Dan sistem operasinya pun menggunakan Android yang banyak diadopsi oleh vendor smartphone.

    "Adalah sebuah kejahatan melihat banyak kabel berseliweran di sebuah PC. Kami akui kami pernah ikut membuat kesalahan dengan kabel-kabel ini. Desktop berantakan kayak gini sebuah kejahatan. Sekarang kami ingin supaya desktop bisa serapi smartphone," menurut Rowan lebih lanjut.

    Dipaparkan olehnya, perangkat dengan lebar 23 inch diagonal ini mengusung FHD capacitive touchscreen LCD dengan resolusi 1920 x 1080 pixel. Di bagian atasnya ada kamera untuk video communication HD dengan fitur Cisco TelePresence.

    Secara desain, diakui oleh Rowan memang terinspirasi oleh desktop buatan Apple. Itu sebabnya, kata dia, tiap lekukannya didesain secantik mungkin. Bahkan ditegaskannya, perangkat desktop ini dibuat dengan cinta dan penuh perhatian.

    Meskipun bodinya agak mirip dengan Mac, namun untuk sistem operasinya bukan iOS. Cisco lebih memilih Android 4.1.1. Prosesornya sendiri menggunakan TI OMAP 4470 1.5 GHz dengan storage 8 GB eMMC flash memory, serta RAM 2 GB.

    Dengan OS Android, tentu saja fungsinya kurang lebih sama dengan tablet atau smartphone Android pada umumnya. Bisa menjalankan aplikasi-aplikasi Android yang di-download dari Play Store, dan selain itu, tentu saja fitur Cisco WebEx dan Cisco Jabber.

    Desktop ini juga didesain untuk memudahkan transfer data secara seamless menggunakan bluetooth saat ingin memindahkan pekerjaan dari DX80 ke smartphone maupun tablet, atau bahkan sebaliknya.

    DX80 seperti dikatakan Rowan akan dipasarkan secara retail melalui partnernya dengan harga rekomendasi USD 3.990 atau sekitar Rp 42 juta lebih.

    Cisco dalam kesempatan ini juga merilis versi mininya, DX70 yang punya layar 14 inch. Harga yang direkomendasikan Cisco untuk perangkat yang lebih mirip tablet jumbo ini adalah USD 2.750 atau sekitar Rp 30 jutaan.

    Rencananya, kedua produk ini akan mulai dipasarkan dalam beberapa bulan mendatang. Di Indonesia, DX70 dikabarkan akan hadir lebih dulu mulai pertengahan tahun ini. Sementara DX80 baru menyusul kemudian di bulan November 2014.

    Sumber: detikINET

    [hr]

    Bagaimanakah, apakah anda tertarik?
    Sayangnya kenapa gak Windows 8.1 aja ya? :kagum:
     
  2. Yusril Ibnu

    Yusril Ibnu Winpoin Staff Staff Member

    Joined:
    May 12, 2014
    Messages:
    6,318
    wah all in one...
    tapi sayang bukan pake windws 8 :v
     
  3. marwanto.se

    marwanto.se New Member

    Joined:
    May 7, 2013
    Messages:
    7,663
    Yups, berharapnya ya dual boot aja sama Windows 8.1. :kagum: :v
     
  4. Rasshid

    Rasshid Member

    Joined:
    May 9, 2013
    Messages:
    814
    Mahal amet.....

    :hellyes:
     
  5. marwanto.se

    marwanto.se New Member

    Joined:
    May 7, 2013
    Messages:
    7,663
    PC rasa smartphone, seharga 3-4 buah motor bebek. :v
     
  6. Rasshid

    Rasshid Member

    Joined:
    May 9, 2013
    Messages:
    814
    Yep....

    Mending beli Macbook beneran timbang ini :hellyes:
     
  7. Radith Yoga

    Radith Yoga Active Member

    Joined:
    Mar 22, 2014
    Messages:
    3,260
    itu buat orang yg sangat mobile
     
  8. sinaga17

    sinaga17 Member

    Joined:
    Apr 29, 2014
    Messages:
    281
    gila harganya.... :woa:
     
  9. marwanto.se

    marwanto.se New Member

    Joined:
    May 7, 2013
    Messages:
    7,663
    Saatnya "demo" ke Cisco turunkan harga. :ketawa:
     
  10. Rasshid

    Rasshid Member

    Joined:
    May 9, 2013
    Messages:
    814
    Mendingan pake laptop :ketawa:
     
  11. stefanus aggasia

    stefanus aggasia Active Member

    Joined:
    Nov 8, 2013
    Messages:
    3,006
    wah coba OS nya windows 8.1 pasti lebih seru :kagum:
     
  12. marwanto.se

    marwanto.se New Member

    Joined:
    May 7, 2013
    Messages:
    7,663
    Asal processor-nya support x86/x64 juga bisa kalo mau diinstall Windows 8.1
    Tapi kalo ARM? Cuma bisa Windows RT? :woa:
     
  13. stefanus aggasia

    stefanus aggasia Active Member

    Joined:
    Nov 8, 2013
    Messages:
    3,006
    bukanya windows 8 didesain biar bisa dijalankan di perangkat berprocessor ARM ya ?, seperti tablet :goodjob:
     
  14. Radith Yoga

    Radith Yoga Active Member

    Joined:
    Mar 22, 2014
    Messages:
    3,260
    laptop kelemahannya cepat habis baterainya kalo dibawa kemana-mana:ketawa:
     
  15. marwanto.se

    marwanto.se New Member

    Joined:
    May 7, 2013
    Messages:
    7,663
    Yups, memang benar, tapi processornya harus x86/x64 untuk dpt menjalankannya, kalo ARM Cuma bisa Windows RT rasanya kurang lengkap PC AIO tidak dapat menjalankan Windows umumnya & app desktop. :woa:
     
  16. Rasshid

    Rasshid Member

    Joined:
    May 9, 2013
    Messages:
    814
    Ya udah

    Buat aja laptop yang batrenya tahan 24 jam
    :ketawa: :ketawa:
     
  17. xtehsoda

    xtehsoda Active Member

    Joined:
    Jul 14, 2013
    Messages:
    1,056
    Wuihhh.... lagi dan lagi OS android... ternyata Android masih unggul...
     
  18. Radith Yoga

    Radith Yoga Active Member

    Joined:
    Mar 22, 2014
    Messages:
    3,260
    wkwkwk
    kalo bisa aku bakal buat dri dulu broo :goodjob:
     
  19. marwanto.se

    marwanto.se New Member

    Joined:
    May 7, 2013
    Messages:
    7,663
    Hands-on: "Menjajal Desktop Android Rp 40 Juta Cisco".

    Cisco baru saja merilis DX80 dan DX70, jagoan terbarunya yang akan jadi ujung tombak untuk bersaing di segmen enterprise untuk perangkat video conference. Seperti apa kemampuan dari desktop bertenaga Android ini?

    Sepintas dari luar, tampilannya memang seperti desktop all-in-one PC pada umumnya. Hanya saja bedanya, ada kamera kecil di atas yang jadi fitur penting untuk jualan TelePresence-nya Cisco. Dengan sentuhan warna putih keperakan, desktop ini makin mirip dengan Mac kepunyaan Apple.

    Desktop ini tak memiliki keyboard fisik. Untuk melakukan aktivitas, baik untuk mengetik, mengeksekusi aplikasi, melakukan panggilan telepon, video call untuk conference, semua bisa dilakukan melalui layar sentuh yang sangat responsif untuk 10 jari secara bersamaan di atas layar 23 inch dengan skala 16:9.
    [​IMG]

    Kamera kecil yang di bagian atas itu pun diprogram dedicated untuk always-on alias selalu standby ketika perlu dihubungi untuk meeting virtual dengan Cisco WebEx maupun Cisco Jabber. Cisco memasang video komunikasi yang cukup canggih karena sudah 1080p high-definition (HD).

    Untuk melakukan panggilan video TelePresence maupun Cisco Unified Communications telephony, pengguna tak lagi memerlukan microphone maupun speaker eksternal, karena semua perangkat yang biasanya ribet dengan kabel berseliweran ini sudah built-in internal. Speaker-nya pun sudah high quality audio system.

    Saat melakukan panggilan video, kita tentunya membutuhkan koneksi internet yang stabil dan kencang. Berikut adalah minimum bandwidth requirement yang dibutuhkan agar koneksi video tetap oke saat meeting virtual dengan DX80 dan DX70.

    Minimum bandwidth for resolution and frame rate.
    Main video at 30 frames per second

    ● CIF (352 x 288 pixels) - 17kbps
    ● VGA (640 x 480 pixels) - 400kbps
    ● 240p (432 x 240 pixels) - 17 kbps
    ● 360p (640 x 360 pixels) - 300kbps
    ● 480p (848 x 480 pixels) - 600kbps
    ● WSVGA (1024 x 600 pixels) - 800kbps
    ● HD 720p (1280 x 720 pixels) - 1300kbps
    ● HD1080p (1920 x 1080 pixels) - 2000kbps

    Content channel at 5 frames per second

    ● CIF (352 x 288 pixels) - 17kbps
    ● VGA (640 x 480 pixels) - 200kbps
    ● 240p (432 x 240 pixels) - 17 kbps
    ● 360p (640 x 360 pixels) - 150kbps
    ● 480p (848 x 480 pixels) - 200kbps
    ● WSVGA (1024 x 600 pixels) - 300kbps
    ● HD 720p (1280 x 720 pixels) - 500kbps
    • HD1080p (1920 x 1080 pixels) - 700kbps

    Baik DX80 maupun DX70, keduanya dioperasikan melalui OS Android 4.1.1. Fungsinya tentu saja mirip-mirip saat kita mengoperasikan Android di smartphone maupun tablet. Kita juga bisa mengutak-atik tampilannya lewat customize wallpaper, widgets, serta screen layouts.

    Begitu pun dengan aplikasinya, saat kepingin main game, kita bisa saja mengunduhnya di Play Store Google. Main Angry Birds maupun Candy Crush juga bisa dilakukan dengan lancar di desktop ini.

    "Kami tidak bikin toko aplikasi sendiri. Itu sebabnya kami biarkan saja terbuka untuk mendownload aplikasi yang dibutuhkan melalui Play Store," kata Rowan saat berbincang-bincang dengan media pasca peluncuran desktop ini.

    Meskipun pakai OS yang kerap dikabarkan rentan sekuritinya, Cisco telah mengantisipasinya dengan menanamkan Security Enhanced Android Operating System yang dikombinasikan dengan fitur Cisco end-to-end security.

    Cisco juga menanamkan fitur Cisco Extension Mobility supports untuk multiple profile, serta menyediakan fitur hot-desking untuk berbagi workspaces. Dengan fitur Native Cisco AnyConnect VPN juga bisa membuat desktop ini aman dan cepat untuk kerja di kantor maupun di rumah sekalipun.

    Desktop ini juga didesain untuk memudahkan transfer data secara seamless menggunakan bluetooth saat ingin memindahkan file pekerjaan dari DX80 ke smartphone maupun tablet, atau bahkan sebaliknya, secara otomatis begitu perangkat terdeteksi saat didekatkan. Di sisi desktop ini, juga ada slot USB.

    Di bagian belakang, ada panel khusus untuk menyembunyikan kabel dan mengaturnya agar tampak rapi. Di belakang bagian bawah juga ada kaki-kaki penunjang yang bisa diatur agar desktop ini tampil tegak, ataupun mendatar layaknya tablet.
    [​IMG]

    Secara desain dan fungsi, desktop ini sejatinya sudah sangat bagus. Kinerjanya sepintas juga cukup lumayan meskipun hanya menggunakan prosesor TI OMAP 4470 1.5 GHz dengan storage 8 GB eMMC flash memory, serta RAM 2 GB.

    Kalau boleh jujur, satu-satunya kekurangan yang sangat mencolok di kedua desktop ini hanyalah dari sisi harganya saja. Banderol USD 3.990 atau sekitar Rp 42 juta lebih untuk DX80, dan USD 2.750 atau sekitar Rp 30 jutaan untuk DX70, masih dianggap mahal oleh para analis yang ikut hadir di acara peluncuran ini.

    Sumber: detikINET
     
  20. xtehsoda

    xtehsoda Active Member

    Joined:
    Jul 14, 2013
    Messages:
    1,056
    Gak bisa bilang apa2 lagi.. Mengagumkan.. tekhnologi moderen ini.... Sedap di pandang mata..
     

Share This Page