1. Hello Guest, selamat datang di Forum WinPoin. Kamu bisa bertanya, berdiskusi, sharing, dan ngobrolin apapun seputar Windows, Windows Phone, PC, Gadget, atau hal seputar Teknologi lainnya. Selamat berkomunitas! ;)

Membandingkan TV indonesia dan Jepang dari sisi Teknologi hingga Konten acara

Discussion in 'General' started by Dejiko, Jan 5, 2015.

  1. Dejiko

    Dejiko New Member

    Joined:
    Mar 21, 2014
    Messages:
    2,309
    setelah aku belajar banyak pertelevisian
    apalagi TV Indonesia dan Jepang

    Ternyata Walaupun Indonesia dan Jepang memiliki persamaan yang mencolok namun kalau pertelevisian ibarat bumi dan langit oke langsung saja

    1. Konten Acara
    Di Televisi Jepang mayoritas acaranya adalah Kehidupan dan kebudayaan Masyarakat Jepang sehari hari dan sedikit kehidupan luar (tapi kalau masalah ini Indonesia paling sering disorot mulai dari masyarakat dan kebudayaan) selain itu di Jepang Tidak ada yang namanya Acara Artis Nikah disiarkan LIVE karena disana untuk pernikahan LIVE itu hanya untuk Anak dan orang yang kaitan dengan pemerintahan tertinggi dan Raja. itupun masih harus ijin skala tinggi. acara Humor di Jepang seperti Waratte iitomo (Fuji TV / JOCX-DTV) TIDAK pake acaraTepung Tepungan palingan cuman nyanyian. games dan lawakan. selain itu acara musik jepang ya Full-Music tidak ada Lomba, games2 atau joged2

    Di Televisi Indonesia rata2 Mengekspos kehidupan Artis2 nya timbang Masyarakatnya. selain itu acara hibruran di Indonesia pake Tepung tepungan kek ejekan kek. acara pernikahan di Indonesia serba uang. Ada Uang. Video pun jadi. fekuensi publik jadi korbannya selain itu Sinetron di Indonesia sekarang udah menjurus ke Kehidupan 1/2 manusia dan hewan kalau gitu kenapa TX nya masih di Stasiun kok gak di kebun binatang aja . selain itu TV indonesia udah terikat Kontrak Politik (Tidak Netral) ini gini kek itu gitu kek. acara musik masih ada efek joged2 nya

    Alokasi Frekuensi
    Untuk Analog di Jepang mayoritas memakai sistem VHF (seperti TVRI jaman dulu) dan sedikit yang memakai UHF. Sistem warna memakai Sistem Modifikasi dari Amerika NTSC-J Dan Untuk Digital memakai Frekuensi UHF Serta memakai Sistem ISDB-T

    Untuk Indonesia mayoritas memakai sistem UHF untuk Analog (walaupun beberapa stasiun TVRI masih VHF) Sistem warna memakai PAL-B (VHF) PAL-G (UHF) untuk Digital memakai UHF dan memakai sistem DVB-T2

    3. Teknologi
    Jepang 95 % memakai DTV. (Beberapa TV Kabel di Jepang masih pakai Analog (Deji-ana) namun untuk layananya akan di Stop Maret 2015 besok. gambar yang dikirim sudah Full-HD (1080i). di Jepang mayoritas TV sudah menggunakan fitur Pengiriman Data. Pengiriman Data berfungsi untuk mengirim Data berupa Berita. Tetntang Acara itu. Skor sepak bola. prakiraan Cuaca dan EPG serta jadwal hal ini dapat terwujud dikarenakan sistem DTV jepang memakai sistem ISDB-T ( Sistem ini adalah sistem yang paling Advanced dari sistem DTV lainnya. Bandwitdh yang besar serta memungkinkan pengiriman Video secara bergerak (1seg (wansegu)) dan HDTV )

    Indonesia. Boro2 pindah ke DTV. Analog TV masih menjamur (60 % ATV, 40 % DTV). Namun rencananya ASO 2015~2018. Gambar yang dikirim masih SDTV 576i / 625line. Pengiriman Data masih banyak stasiun TV yang memakainya karena terbatasnya bandwitdh pada DVBT2. UNTUK PENGIRIMAN secara bergerak masih belum terwujud namun sistem pada DVB dinamakan DVB-H (Handeld) . namun untuk pengiriman DATA beberapa stasiun TV seperti Trans TV (Jam, EPG) dan Berita Satu (Data berita digital)

    jadi apa yang bisa disimpulkan dari hal ini ? menurutku Industri Pertelevisian di Indonesia lebih mentingkan Uang daripada Teknologi dan konten Acaranya

    sekian

    Beri REP+ Jika bermanfaat
     
  2. Syahdan

    Syahdan Member

    Joined:
    Dec 18, 2014
    Messages:
    276
    Nomor 2nya kemana?? langsung nomor 3

    Kalo komedi setiap negara emang beda2, setiap negara memiliki ciri khas masing2. Jangankan setiap negara setiap daerah aja kadang beda2 :goodjob:

    Sisanya mantap saya jadi tau, jadi kasih rep+
     
  3. Vanzine

    Vanzine Member

    Joined:
    Aug 16, 2014
    Messages:
    523
    Keren om :goodjob:

    DVB itu TV Satellite ya ? kek Indovision ??

    Trus kita bisa bikin manual gitu jaringan nya ? tanpa kita harus langganan Indovision dll ? seperti nya anda terlalu bangga dengan DVB :v
     
  4. Dejiko

    Dejiko New Member

    Joined:
    Mar 21, 2014
    Messages:
    2,309
    DVB pada indovision itu pake Satelit (DVB-S2)
    kalau pake Antenna Biasa ya namanya DVB-T2

    DVB = Digital Video Broadcasting
     
  5. Yusril Ibnu

    Yusril Ibnu Winpoin Staff Staff Member

    Joined:
    May 12, 2014
    Messages:
    6,373
    Apa bedanya NTSC dan PAL ? :bingung:
     
  6. Dejiko

    Dejiko New Member

    Joined:
    Mar 21, 2014
    Messages:
    2,309
    batre habis besok saa yakk panjang jelasinya

    [EDITED]

    (Untuk sistem TV Analog. Untuk sistem Video lain lagi)

    NTSC adalah sistem yang dipakai Neggara Amerika Jepang dan beberapa negara asia. mulai dibuat tahun 1950 dan dipublikasikan tahun 1953. NTSC sendiri memiliki sistem ang lebih stabil daripada PAL. NTSC memiliki FPS sebesar 30fps (29.970) resolusi 720x480i (525-line) 60Hz. untuk channel bandwitdh nya sendiri disediakan 6 MHz. Alokasi bandwitdh gambar ialah 3.58 MHz (sebagian ada yang 4.43MHz). untuk penerimaan channel kebanyakan masih memakai jalur VHF

    SEDANGKAN untuk PAL sendiri adalah sistem yang dipakai Sebgaian besar Eropa. beberapa sia tenggara (termasuk Indonesia) dan lainnya. PAL memiliki fps sebanyak 25fps. resolusi gambar 720x576i (625line) dan 50Hz. untuk channel bandwitdhnya disediakan 7 MHz. alokasi bandwitdh gambar ialah 5.5 MHz. untuk peerimaan channel analog kebanyakan sudah memakai UHF
     
  7. azlvda

    azlvda Member

    Joined:
    Apr 3, 2014
    Messages:
    514
    btw 1080i (interlaced) bukan full hd..
    full hd hanya satu 1080p (progressive)
     
  8. bOySTEVEN

    bOySTEVEN Member

    Joined:
    Dec 9, 2013
    Messages:
    612
    ini TS mau bandingkan atau menjelek - jelekan

    tolong membandingkan saja jgan menjelekan negara sendiri . . .

    tidak anak kecil lahir langsung jalan ,semua butuh proses...
     
  9. RedBerry

    RedBerry Member

    Joined:
    Sep 8, 2014
    Messages:
    114
    tiap bulan minggu kedua jam 1 malam acara di tv jepang mantep"... wkwkwkwk...
     
  10. indrakrisnadi

    indrakrisnadi Member

    Joined:
    Mar 7, 2014
    Messages:
    477
    Sekarang emang gitu, Stasiun TV dibuat buat komersil. Program enggak jls kayak sinetron hewan buas smp siaran Live artis kawin aja ada... :emosi2:
    Enggak kayak zaman dulu, acara TV pada bagus2, beritanya ya lumayan :kagum:
     
  11. Febian

    Febian Administrator Staff Member

    Joined:
    May 7, 2013
    Messages:
    8,029
    Aku belom pernah liat acara TV jepang (bahkan hampir gak pernah liat TV selain berita)
    jd utk yang disini aku absen dl gak bs komen :ketawa:
     
  12. Dejiko

    Dejiko New Member

    Joined:
    Mar 21, 2014
    Messages:
    2,309
    jadi cuman HD yapp ..
    [hr]
    kenapa ? ada masalah ? tapi kan kenyataan. kalau acara TV Indonesia lebih mengkspos kehidupan artis daripada masyarakatnya sendiri. kalau TV jepang malah sebaliknya
     
  13. azlvda

    azlvda Member

    Joined:
    Apr 3, 2014
    Messages:
    514
    480p
    1080i
    720p
    1080p

    1080i = 1920x540 x2
     
  14. Bayu Satriyono

    Bayu Satriyono Active Member

    Joined:
    Oct 26, 2013
    Messages:
    1,123
    Yaudah. Kalo kita gak suka sama Channel tv negara sendiri matiin aja tvnya ga usah di tonton.. Jelas to? Aku yo jarang nonton tv. Paling itu juga kalo lagi break time...
    [hr]
    Mau meluruskan nih, komedi jepang juga terlampau parah ya. Unsur dewasanya terlalu kental. Saya pernah liat ada game show yang dewasa. Jadi lebih buruk mana :cool:
     
  15. Dejiko

    Dejiko New Member

    Joined:
    Mar 21, 2014
    Messages:
    2,309
    TAPI itu disiarkan pas kapan ?
    [hr]
    bujubuset ternyata bukan 1920x1080 tapi cuman 1920x540 dikali 2
     
  16. Yusril Ibnu

    Yusril Ibnu Winpoin Staff Staff Member

    Joined:
    May 12, 2014
    Messages:
    6,373
    ts ? masih ingat kemarin :Senyumsinis:
     
  17. Dejiko

    Dejiko New Member

    Joined:
    Mar 21, 2014
    Messages:
    2,309
    penjelasan PAL NTSC ? postku yang batre habis sudah aku edit cek pejwan
    [hr]
    karena dulu Antena TV nya menghadap ke Satu Tower TX yaitu TX TVRI

    Sekarang ?

    ada yang mengarah ke Kuburan kek :ketawa:
    Mengarah ke Masjid kek :ketawa:
    Mengarah ke Kebun Binatang kek :ketawa:
    Mengarah ke Gedung MPR Dan DPR kek :ketawa:

    sekarang TV indonesia lebih menguntungkan profit daripada kualitas stasiunnya :desperate2:
     
  18. noetral

    noetral New Member

    Joined:
    Mar 8, 2014
    Messages:
    18
    ane jarang nonton tv gan, jadi ga gitu ngeh
     
  19. indrakrisnadi

    indrakrisnadi Member

    Joined:
    Mar 7, 2014
    Messages:
    477
    Terutama si HT (MNC), saya udah gregetan bgt sama yang satu ini... :emosi3:
    Sekarang? Saya udah enggak nonton TVnya HT lagi... Lega rasanya :ketawa:
     
  20. Ambrizal Suryadinata

    Ambrizal Suryadinata Saya Ganteng Staff Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    2,592
    Wkwkwkwk blo jangan posting thread yang jelek-jelekin deh.
    Beda TV Indonesia dengan TV Jepang.
    Kalau TV Indonesia penikmatnya adalah orang Indonesia dan Kalau TV Jepang penikmatnya adalah orang jepang.
    Nahh pertanyaannya mampukah seluruh orang Indonesia menonton TV Jepang dan orang Jepang menonton TV Indonesia ?.
    Habis itu TV Digital kayak Channel Fox Movie, CNN, atau CartoonNetwork pasti kontennya beda dan itu sudah mencakup Global, Kalau masih Analog ya gak masalah konten lokal peminatnya orang lokal makanya kalau dinilai dari kontennya ya jelas beda.

    Ya gua sekedar saran ajalah karena ini lingkungan komunitas kalau mau diabaikan gak masalah, tapi setidaknya saya mengerti sedikit kalau gak ngerti ya maaf.

    Dan lagi satu gaya bahasa yang kamu pakai juga sungguh buat orang Indonesia agak panas tapi beda ceritanya untuk para pembenci TV.
     

Share This Page