1. Hello Guest, selamat datang di Forum WinPoin. Kamu bisa bertanya, berdiskusi, sharing, dan ngobrolin apapun seputar Windows, Windows Phone, PC, Gadget, atau hal seputar Teknologi lainnya. Selamat berkomunitas! ;)

Share Toshiba L840 rusak berat. Ini penyebabnya.

Discussion in 'Hardware' started by Ricky Yohanes, Jan 23, 2018.

  1. Ricky Yohanes

    Ricky Yohanes Well-Known Member

    Joined:
    Jun 22, 2015
    Messages:
    1,340
    Berita duka bagi diri saya sendiri dan pemilik asli laptop tersebut, yaitu ayah saya karena laptop tersebut harus rusak secara tiba tiba.

    Insiden terjadi ketika kakak saya sedang memakai laptop, kemudian kakak saya langsung mengadu pada saya bahwa layar laptopnya menjadi garis garis hijau. Kemudian saya bilang coba restart aja. Dan akhirnya laptop tersebut tidak bisa melakukan POST.

    Sehari setelah insiden, ayah saya langsung membawa laptop tersebut ke service center. Sangat lama waktunya untuk melacak kerusakan laptop tersebut, yaitu 1 bulan. Setelah 1 bulan, ternyata ditemukan bahwa motherboard-nya yang rusak. Tetapi tidak spesifik apa hardware yang membuat motherboard itu rusak.

    Disenggang waktu (sekitar 2 bulan kemudian), saya mencoba melakukan BIOS reset pada laptop tersebut. Hasilnya menajubkan. Laptop hidup kembali secara normal. Langsung saya install Windows dan drivernya. Sangat disayangkan, ketika melakukan game testing, layar laptop kembali menjadi layar garis garis hijau, kemudian BSOD dengan kode VIDEO_TDR_FAILURE (tidak ada embel embel atikmpag.sys atau igmdlh64.sys). Langsung restart dan laptop tidak bisa POST lagi. Ciri cirinya: No Display, Kipas berputar kencang, dan kipas mati setelah beberapa detik.

    Beberapa saat kemudian, saya membuka casing laptop tersebut (hanya 80%) dan ini penyebabnya:
    Ditemukan chipset dalam motherboard laptop tersebut sudah hangus. Lebih ironisnya lagi, chipset yang hangus merupakan chipset south-bridge yang notabene lebih kompleks komponennya daripada chipset I/O. Malah chipset I/O masih dalam kondisi bagus. Hasil dari pencarian Google, untuk mengganti sebuah chipset south-bridge, diperlukan biaya sekitar 800rb-1jt (jika ada spare partnya dan harga bervariasi tergantung teknisinya).

    Jadi solusi untuk memperbaiki laptop Toshiba L840 itu, hanya bisa mengganti motherboard itu sendiri. Kalau untuk mencari chipset dari itu sendiri mungkin sangat amat sulit untuk dicari karena sangat jarang motherboard bekas dipakai untuk kanibalan. Untuk biaya mengganti motherboard sendiri, sudah memakan biaya 1.5jt - 2jt (kalo ditambah 500rb udah bisa beli laptop ThinkPad prosessor Intel Core i7 2620M second ori deh yang notabene prosessornya dipakai di MacBook Pro 13" tahun 2011 awal, atau ga laptop ThinkPad prosessor Intel Core i5 3320M dengan vPro second ori yang lebih murah deh)

    Pesan moral buat kita semua:
    1. Berhubung laptop Toshiba rata rata mudah overheating, wajib gunakan cooling pad.
    2. Jangan dipakai buat game intensif, ini penyebab utama overheating. Kalau mau gaming lama lama, gunakan cooling pad + external cooler dan waktu gaming paling lama 5 jam. Lebih dari itu, istirahatkan dahulu.
    3. Jangan gunakan laptop diatas kasur, ini menghambatkan sirkulasi pengeluaran panas dalam kipas.
    4. Jika suhu CPU sudah diatas 60°C, sebaiknya istirahatkan dahulu. Ini bisa mempengaruhi ke komponen motherboard nantinya jika dibiarkan.

    Sekian dari thread saya, semoga bisa bermanfaat bagi semua pembaca.
     
  2. Rizal Faisal Akbar

    Rizal Faisal Akbar Well-Known Member

    Joined:
    Sep 9, 2015
    Messages:
    2,291
    ya memang permasalahan utama di semua seri laptop toshiba adalah sirkulasi udara yang entah emang kurang bagus atau gimana.
    dulu juga gw punya satellite U405D-S2903 dan permasalahan utama memang sama.
     
  3. Ricky Yohanes

    Ricky Yohanes Well-Known Member

    Joined:
    Jun 22, 2015
    Messages:
    1,340
    Memang desain thermalnya rata rata kurang bagus gan untuk laptop toshiba terlebih kipasnya. Beda banget ama laptop Toshiba seri seri lawas misalnya seri T.
    Tapi ada tuh, laptop Toshiba Satellite L400 lawas yang pake Core 2 Duo itu masih bisa tahan sampai 8 tahun (punya teman saya).
     
  4. GapTek_87

    GapTek_87 Member

    Joined:
    Dec 9, 2017
    Messages:
    34
    Saya juga pernah pake toshiba L510. Seperti itu juga, motherboard rusak. Gejalanya bukan di screen. Cuman sering BSOD. Kode errornya udh lupa. Tapi lumayan lah, pemakaiannya juga udh 5 tahun. Baterainya jg udh soak.
    Mungkin rusaknya krna pemakaian jg. Karna kalo main game, baterai di cabut. Di colokin langsung ke listrik. Pernah 24 jam X 7 hari laptop tidak di matikan dan colokan ke listrik terus menerus. Mungkin itu jg penyebab motherboardnya rusak. Tp tidak ada komponen yang sampe hangus.
     
    Last edited: Jan 25, 2018
  5. Ricky Yohanes

    Ricky Yohanes Well-Known Member

    Joined:
    Jun 22, 2015
    Messages:
    1,340
    Bener gan. Kalo beli laptop lain kali merek Asus aja kali ya, kebetulan laptop merek Toshiba sudah tidak dijual lagi disini. Meski sebagian laptop Asus ada yang mudah overheating, tadi bisa diatasi dengan external cooler.
     
  6. raxion

    raxion Well-Known Member

    Joined:
    Mar 16, 2016
    Messages:
    1,094
    Ini asus ane biasa jalan malah di temp 75-85C kalo gaming
    Emang sih speknya termasuk berat ( i7-4720 + 940M )
    tapi sejauh ini belum pernah ada masalah berat, paling kadang shutdown paksa akibat overheating juga

    Solusi dari ane, manfaatkan software intel extreme tuning utility untuk underclock/undervolt komponen si laptop ( khusus buat profesional + user intel )
     
  7. Ricky Yohanes

    Ricky Yohanes Well-Known Member

    Joined:
    Jun 22, 2015
    Messages:
    1,340
    Ya gan, tapi ga support, soalnya masih gen 3. Kalo gen 4 keatas baru bisa kepakai gan. Pakai intel turbo boost ga terlalu ngangkat perfoma juga. Padahal waktu itu sudah saya set fannya jadi 100% realtime.
     
  8. raxion

    raxion Well-Known Member

    Joined:
    Mar 16, 2016
    Messages:
    1,094
    Ane malah matiin turbo boostnya gan. I7-4720 kan dari 2.6 -> 3.6Ghz.
    Lewat itu app ane matiin balek jadi 2.6, trus ane undervoltage intel hd ama procienya dari yg 1.0V jadi 0.950V
    Lumayan efektif nurunin suhu dari yg biasa 75 jadi bisa 45-50 doang

    Kecuali gaming baru ane idupin lagi ke default
     
  9. Rizal Faisal Akbar

    Rizal Faisal Akbar Well-Known Member

    Joined:
    Sep 9, 2015
    Messages:
    2,291
    nah iya. yang gw juga itu AMD lumayan ada sekitar 6 tahunan bertahan dan baru bermasalah di tahun berikutnya.

    emang sih kalo segi spek toshiba emang bisa dibilang anti mainstream. tapi soal kekokohannya sayangnya toshiba kurang cerdik mengkombinasikannya (menurut gw)
     
  10. Ricky Yohanes

    Ricky Yohanes Well-Known Member

    Joined:
    Jun 22, 2015
    Messages:
    1,340
    Pendapat saya, toshiba itu bagusan yang dulu (jaman Core 2 Duo). Sekarang pusat toshiba di Indonesia udah ga ada lagi gara gara kalah saing dengan merek sebelah.
     
  11. Rizal Faisal Akbar

    Rizal Faisal Akbar Well-Known Member

    Joined:
    Sep 9, 2015
    Messages:
    2,291
    iya bener.

    untuk yang AMD nya pas jaman-jamannya AMD Sempron (1 fase sebelum AMD Athlon naek produksi)
     
  12. Ricky Yohanes

    Ricky Yohanes Well-Known Member

    Joined:
    Jun 22, 2015
    Messages:
    1,340
    Kalo AMD Ryzen sih bagus, cuma masih sama penyakitnya, ya ga ada lagi selain cepat panas, apalagi Ryzen 7 1800K.
     
  13. Manfie

    Manfie Member

    Joined:
    Nov 9, 2015
    Messages:
    67
    Terimakasih udah berbagi pengalaman gan, kebetulan saya punya laptop yang serinya sama.
     
  14. Ricky Yohanes

    Ricky Yohanes Well-Known Member

    Joined:
    Jun 22, 2015
    Messages:
    1,340
    Masih bisa nyala gan?
     

Share This Page